![]() |
| source: christy-media.com |
Setiap orang pasti mempunyai
mimpi. Adakalanya seseorang harus terhenti untuk mimpinya, adapula yang dapat
meraih mimpinya. Tetapi tidak salah, jika seseorang ingin bermimpi menjadi
pendiri stasiun TV nasional di Indonesia. Terinspirasi dari salah satu pendiri
PT. Net Mediatama, ialah Wishnutama, yang dapat menciptakan stasiun televisi sendiri
setelah menjadi karyawan stasiun TV di luar negeri dan dalam negeri.
Dalam tulisan ini, bukan hanya
untuk membangga-banggakan salah satu pendiri stasiun TV nasional ini, melainkan
usaha yang dilakukan sebelum ia menjadi pemimpin perusahaan di NET TV. Karier Wishnutama
dimulai sebagai Production Assistant di New England Cable News Amerika Serikat
dan menjadi Assistant Director On Air Promotion di WHDH TV, Boston[1].
Ia pulang ke Indonesia pada tahun
1994 dan bekerja di Indosiar sebagai Supervisor On Air Promotion, kemudian pada
tahun 2001 ia pindah ke Trans TV sebagai Kepala Divisi Produksi. Pada saat
pengambilan saham mayoritas TV7 oleh kelompok usaha Para Group pada tahun 2006,
kemudian berganti nama menjadi Trans 7[2].
Dari karier perjalanan seorang
Wishnutama kita mendapat pelajaran bahwa kita tidak boleh takut untuk memulai. Walaupun
sebagai pemula kita harus buang jauh-jauh pikiran negatif, yang nantinya perushaan
stasiun TV kita putus di tengah jalan atau tidak berhasil. Karena kita dapat
mencontoh Wishnutama yang sebelum menjadi pimpinan perusahaan ia hanya menjadi
karyawan biasa.
Seandainya jika mendapat
kesempatan untuk menjadi pemimpin perusahaan stasiun TV, kesempatan ini
dimanfaatkan sebaik mungkin. Berusaha menjaga citra TV dan berupaya menaikkan
lagi citra TV. Karena yang lebih diutamakan adalah khalayak. Maka dari itu,
sebisa mungkin program yang ditampilkan dapat mengedukasi, menginformasi,
menjadi kontrol sosial bagi masyarakat, dan tentunya menghibur.
